Peta InteraktifTelusuri Kota Wisata Batu melalui peta digital interaktif untuk mempermudah perjalanan anda!

Login

Masukkan alamat email dan password anda yang sah untuk login ke website Kota Wisata Batu



Lupa Password?
Beranda Obyek Wisata Melayani Melindungi Wisatawan Demi Pengembangan Wisata Batu
Melayani Melindungi Wisatawan Demi Pengembangan Wisata Batu

Melayani Melindungi Wisatawan Demi Pengembangan Wisata Batu

Melayani Melindungi Wisatawan Demi Pengembangan Wisata Batu

Dalam mengembangkan daerah sentra wisata, warga masyarakat harus memiliki jiwa yang terbuka, toleransi dan melayani sebaik-baiknya kepada para tamu wisatawan. “Tidak sekedar Monggo, namun kita harus berbudaya terampil melayani dengan meningkatkan layanan dengan baik dan melindungi keamanan pada setiap wisatawan,” tukas Walikota Batu Eddy Rumpoko, dalam acara Halal Bihalal Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dengan komunitas pokdarwis, Owis, Dokar Wisata di Gedung Kesenian Jalan Oro-oro Ombo Batu, pada akhir september 2011.

Budaya ini, menurut Eddy, merupakan hal terpenting guna mengembangkan Kota Wisata Batu sebagai daerah prioritas kunjungan bagi para wisatawan. Karena, sikap sopan santun, toleransi, melindungi adalah mutlak yang harus diberikan dalam dunia pariwisata sehingga pelayanan seperti itu akan mampu meningkatkan image positif yang akhirnya berdampak pada peningkatan Income masyarakat daerah wisata tersebut.

Melayani Melindungi Wisatawan Demi Pengembangan Wisata Batu

Demikian Image Positif tersebut dapat menumbuhkan iklim investasi yang terus berkembang. Hal ini, katanya, sangat dirasakan oleh Kota Wisata Batu dimana hingga kini terjadi kemacetan jalan pada hari-hari libur karena padatnya para wisatawan yang berkunjung ke Kota Wisata Batu. “Sehingga ini menumbuhkan peluang baru bagi masyarakat apabila kita mampu menterjemahkan suasana, seperti kita harus menjadi guide yang berfungsi menunjukkan berbagai alternatif jalan dan mengunjungi tempat-tempat wisata di desa-desa di seluruh Kota Wisata Batu,” ujar Eddy.

Disamping itu, perkembangan arus kunjungan wisata ke Kota Wisata Batu, tambah Eddy, telah meningkatkan iklim investasi cukup banyak. Hal itu terbukti dengan meningkatnya pengurusan perijinan yang sangat tajam hingga mencapai 300 ijin per bulan di Kantor Perijinan Terpadu Kota Wisata Batu. “Ini membuktikan bahwa kemajuan daerah kita sebagai Sentra Wisata telah menunjukkan perkembangan sangat pesat, dan ini merupakan peluang bagi masyarakat Kota Wisata Batu untuk berusaha demi peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

Melayani Melindungi Wisatawan Demi Pengembangan Wisata Batu

Sementara Kapolres Batu, AKBP Gatot Soegeng Soesanto, SH, yang hadir dalam acara tersebut juga menegaskan bahwa keberhasilan sebuah daerah dalam menjalankan program pembangunan adalah faktor keamanan sebagai prioritas utama. “Karena tidak akan mungkin, investor mau berinvestasi di suatu daerah apabila daerah tersebut tidak aman,” katanya menegaskan bahwa Kota Wisata Batu akan juga berhasil menarik investor apabila keadaannya aman dan menjamin uang investor jika berinvestasi.

Ditambahkan, terdapat beberapa tips untuk menjaga Kota Wisata Batu menjadi aman dan banyak dikunjungi para wisatawan serta akan mampu menyedot investor untuk berinvestasi. Pertama, menjaga keamanan bagi dirinya sendiri. Kedua, menjaga kewaspadaan dan kemanan bagi keluarga. Ketiga, menjaga kemanan terhadap lingkungannya. “Seperti bila di lingkungannya tidak aman, maka berdampak pada tidak nyaman kehidupan tempat tinggal kita,” kata Gatot. Hal ini sangat mempengaruhi iklim investasi di kota kita. Oleh karena itu, dia menekankan selalu untuk menjaga keamanan di lingkungan masing-masing dan selalu melaporkan sesegera mungkin kepada kepolisian bila terjadi hal-hal yang dicurigai dan membuat lingkungan masyarakat tak nyaman.

Melayani Melindungi Wisatawan Demi Pengembangan Wisata Batu

Sementara itu, Kajari Batu Drs.R.Suryanto SH,MH, juga sangat mendukung terhadap seluruh komponen masyarakat untuk mengembangkan Kota Batu sebagai sentra wisata di Jawa Timur. Dia mencontohkan kota asalnya Yogyakarta, yang selalu berinovasi dalam mengembangkan daerah wisata. Seperti, Dokar Wisata yang dibentuk secara seni menarik serta pelayanannya sangat ramah terhadap para wisatawan. Ojek Wisata pun juga telah melayani secara on-line, demikian para angkutan kota yang permanen dan ramah. “Namun, yang paling penting disana diprioritaskan untuk melayani para wisatawan dengan jujur. Artinya menerapkan tarif sesuai ketentuan yang diberlakukan oleh pemerintah setempat berdasarkan kesepakatan bersama para tukang ojek tersebut. Demikian masih banyak inovasi lainnya untuk pelayanan pada para wisatawan yang berdampak kepada pengembangan kawasan wisata itu sendiri,” katanya.

Perkembangan Kota Wisata Batu menjadi sentra wisata di Jawa Timur, kini telah menjadi pusat perhatian para investor untuk berinvestasi. Karena Kota Wisata Batu telah berkumandang secara nasional menjadi kawasan yang pertumbuhan ekonominya menjadi nomor 4 se Indonesia. Dan ini dibuktikan disamping wahana rekreasi yang telah ada seperti Selecta, Songgoriti, Jatim Park, Museum Satwa, BNS, juga bermunculan investasi usaha baru tahun 2011 di Kota Wisata Batu, seperti Resort Jambu Luwuk yang berada di lereng pegunungan yang tinggi memuncak, Berdirinya Batu Town Square (Batos) sebagai pusat perbelanjaan dari Matahari Group, Wonderland sebagai pusat rekreasi, dibangunnya Hotel Jaringan Internasional berbintang lima dan masih banyak investasi lainnya.

“Perkembangan yang sangat cepat ini menuntut semua komponen masyarakat untuk berinovasi dan memanfaatkan situasi,” tukas Dra.Mistin M.Pd, Kadinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Wisata Batu. Sehingga, salah satunya Dokar Wisata, Ojek Wisata (Owis) dan semua kreativitas masyarakat melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) harus dikembangkan untuk memanfaatkan situasi perkembangan Kota Wisata Batu yang sangat pesat itu.

Mistin juga saat ini tengah menggalakkan studi banding pengelolaan kawasan pariwisata ke berbagai daerah lain seperti Bali dan Yogyakarta. Semua komponen perkembangan pariwisata terus digali, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan potensi daerah Kota Batu, seperti kesenian tradisional Tari Sembromo, Tari Topeng, Bantengan, Sanduk, Reog, Jaranan dan sebagainya. “Untuk pergelarannya, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan telah menyediakan fasilitas tempat di Pusat Gedung Kesenian Jalan Oro-Oro Ombo Kota Wisata Batu,” pungkasnya.

Tagwisata, batu, kota batu, kota wisata batu

Tambah Komentar

  • Kode Keamanan
    Refresh

  •    
Pemkot BatuKota Wisata BatuVisit Indonesia

Menuju Kota Batu sebagai sentra wisata di Jawa Timur tahun 2012