|

WALIKOTA BATU Eddy Rumpoko
|

Wakil Walikota Batu H.A. Budiono
|
SENTRA PERTANIAN, PARIWISATA dan PENDIDIKAN DITOPANG SDM, SDA dan SDB yang DIDAYAGUNAKAN SECARA OPTIMAL,TERKENDALI dengan PEMERINTAHAN KREATIF INOVATIF BERSIH BAGI SELURUH RAKYAT.
PANCA MANGGALA
- Target Kota Batu ke depan
Sentra pertanian, wisata dan pendidikan
- Unsur penopang pencapaian target
SDM, SDA dan SDB
- Pendayagunaan unsur penopang
Optimal – Terkendali
- Penglolaan Pemerintahan
Kreatif – Inovatif – Bersih
- Khalayak sasaran
Keseluruhan Warga Kota Batu
TRI ASA KOTA BATU
- Batu sebagai sentra pertanian
- Batu sebagai sentra wisata
- Batu sebagai sentra pendidikan pertanian dan pariwisata
PENOPANG TRI ASA KOTA BATU
- Sumber Daya Internal
- Sumber Daya Manusia (SDM)
- Sumber Daya Alam (SDA)
- Sumber Daya Budaya (SDB)
- Sumber Daya Eksternal
- Investasi Swasta Nasional
- Investasi Swasta Asing
PENDAYAGUNAAN UNSUR PENOPANG: OPTIMAL – TERKENDALI
- Eksplorasi sumber daya secara arif dan bijak, senantiasa disertai AMDAL untuk pengendalian dampak negatif
- Eksplorasi bukan eksploitasi: Menjadikan unsur potensial menjadi unsur berdayaguna
- Kemanfaatan lintas generasi: Bukan keberlimpahan dan kemewahan sesaat, melainkan kecukuan dan kesejahteraan berkelanjutan.
PENGELOLAAN PEMERINTAHAN: KREATIF – INOVATIF – BERSIH
- Kreatif dan inovayif adalah kata kunci agi pengembangan daerah, terlebih dengan makin kuatnya kompetisi antar daerah sejak era Otoda.
- Pemerintahan yang berwibawa dan besih dari KKN (good governance)
KHALAYAK SASARAN
Segala hasil pembangunan di Kota Batu tentang berbagai aspek kehidupan diarahkan kepada warga masyarakat Kota Batu sebagai keseluruhan.
PRINSIP
Pemerataan hasil pembangunan
MISI PENGEMBANGAN KOTA BATU
- Mendayagunakan SDM, SDA dan SDB secara optimal an terkendali sebagai unsur internal pengembangan Kota Mandiri.
- Mengoptimalkan investasi swasta nasional dan swasta asing sebagai unsur eksternal untuk beragam bidang usaha yang potensial dan prospektif.
- Merevitalisasi aparatur pemerintah dan menjalankan roda Pemerintah Daerah secara kreatif, inovatif dan bersih dari KKN guna mengoptimalkan pelayanan public.
- Meningkatkan posisi dan peran Kota Batu dari:
- Kota Pertanian menjadi Sentra Pertanian
- Kota Wisata menjadi Sentra Wisata
- Menjadikan Kota Batu sebagai Kota Pendidikan, secara bertahap dan berkelanjutan ditingkatkan menjadi Sentra Pendidikan Pertanian.
- Akselerasi pembangunan sector fisik
- Penataan ruang kota secara menyeluruh dengan mengedepankan keseimbangan ekosistem.
- Menjamin berlangsungnya kehidupan keagamaan yang didasari azas toleransi.
- Menciptakan kehidupan politik demokratis.
KOTA BATU SEBAGAI SENTRA PERTANIAN
Utama
Hortikultura
Program
- Pengembangan perdagangan hasil pertanian
- Penguatan industri pertanian (agro-industri)
Tujuan
Memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis pertanian
BATU SEBAGAI SENTRA WISATA
Program
- Penambahan ragam obyek dan atraksi wisata
- Dukungan sarana, prasarana dan unsur penunjang wisata memadai
Tujuan
- Memperluas lapangan pekerjaan untuk mengatasi pengangguran
- Meningkatkan pendapatan warga
- Meningkatkan PAD dari sector Pariwisata
Membangun Sekaligus (Secara Simultan dalam 5 Tahun)
- Berbagai jenis kegiatan atau tujuan Wisata yang spektakuler, sehingga Kota Batu bias tampil sebagai sebuah "Jagad Wisata" atau kawasan "Mega Wisata"
- Selain pengolah kekayaan alam, berbagai jenis wisata lain perlu disuguhkan sehingga tercipta kawasan wisata serba ada "hypertourism", termasuk kegiatan kesenian dan menciptakan event internasional sesering mungkin.
- Perlu dilontarkan semboyan sensasional: "Batu Sentral Wisata"
BATU SEBAGAI SENTRAL PENDIDIKAN
- Meningkatkan kapabilitas SDM Kota Batu melalui jalur pendidikan.
- Membentuk sekolah unggulan bertaraf nasional bahkan internasional, khususnya yang sesuai karakteristik Kota Batu dalam Ilmu Pertanian, Pariwisata dan Kerajinan.
- Meningkatkan jumlah, Mutu (Kualifikasi akademik dan profesionalitas) dan kesejahteraan tenaga pendidik.
- Memberikan jaminan social lewat pendidikan gratis hingga jenjang sekolah menengah