Senin
13 Jun 2011
jam 10:22
Sekolah Menengah Atas Negeri 1 (SMAN 1) Batu, menerima 294 siswa baru pilihan tahun 2011/2012 untuk program RSBI. Penerimaan ini diumumkan pada sabtu (11/6) di Papan Pengumuman SMAN 1 Batu, Jalan H Agus Salim Batu. Murid baru 294 tersebut merupakan hasil seleksi dari 624 peserta yang mendaftar ke SMAN 1 pada tahun ini, setelah disaring melalui berbagai tes tulis dan wawancara. “Kami pun melaksanakan berbagai tes itu secara bertahap dan berdasar kualifikasi kompetensi siswa. Artinya juga melalui berbagai prestasi yang pernah diraih sebelumnya,” kata Drs.Suprantiyo MM, Kasek SMAN 1 Batu.Dari ke-294 siswa tersebut berasal dari berbagai Sekolah Menengah Tingkat Pertama di Kota Batu, Kabupaten Malang, Kota Malang, Sidoarjo bahkan ada yang berasal dari Surabaya. Terpilih sebagai peserta murid baru dengan nilai terbaik adalah Muthia Rahma dari SMPN 1 Batu memperoleh nilai tertinggi yaitu 82,77, disusul urutan kedua Risky Ainur dengan nilai 80,45, kemudian Dewi Kusuma Hartati dari SMPN 1 Ngantang dengan nilai 79,65. Sedangkan urutan keempat Cakra Mahasurya Atmojo. dari SMPN 1 Batu dengan Nilai 79,67 dan kelima adalah siswa dari SMPN 1 dengan nilai 78,87 serta Hanifa Nur Rahmadini dari SMP Islam 1 Batu dengan nilai 78,20 di urutan keenam.SMAN 1 Batu merupakan Sekolah Berkategori Mandiri yang pada tahun 2011 ini meningkat statusnya menjadi Rencana Sekolah Berstandar Internasional. Dan siswa RSBI tersebut adalah secara menyeluruh (By School). Kategori RSBI ini diraih , karena berbagai faktor diantaranya prestasi yang diraih di tingkat nasional, kemudian para alumnusnya yang sukses di berbagai Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia, dan faktor kemampuan akademik maupun non akademik. Bahkan berdasarkan data yang ada, bahwa rata-rata 80% siswanya yang mendaftar di Perguruan Tinggi Negeri dan Akademi Kedinasan, diterima. Seperti diterima di Universitas Brawijaya, UM, Unair, Unesa, UGM, UI, ITB, IPB, Akpol, Akmil, STAN, IPDN.“Keberhasilan dari SMAN 1 Batu ini adalah berkat kerjasama yang baik dalam hal pembinaan antara Pemerintah melalui Dinas Pendidikan, Para Orang Tua Wali murid, Komite Sekolah dan berbagai pihak yang mendukung pengembangan kompetensi pembelajaran di sekolah,” tutr Suprantiyo.
Tagsekolah menengah atas negeri 1 batu, rsbi, sman-1 batu, kota batu, rencana sekolah berstandar internasional, perguruan tinggi negeri indonesia