Peta InteraktifTelusuri Kota Wisata Batu melalui peta digital interaktif untuk mempermudah perjalanan anda!

Login

Masukkan alamat email dan password anda yang sah untuk login ke website Kota Wisata Batu



Lupa Password?
Beranda Instansi / Perusahaan Pembahasan Renja 2012 Dispartabud Batu
Pembahasan Renja 2012 Dispartabud Batu

Pembahasan Renja 2012 Dispartabud Batu

rakerdisparta2

Rencana Kerja (Renja) 2012 Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dispartabud) Kota Batu dibahas secara simultan dan sinergisitas oleh semua pejabat dan staf melalui Raker di Hall Hotel Jambuluwuk Batu, Rabu 21 Desember 2011. “Hasil pembahasan ini merupakan acuan dasar pelaksanaan semua kegiatan yang dilakukan oleh Dinas mulai dari jadwal waktu, penyelenggaraan, pendanaan, mitra kerja hingga evaluasi kinerja, dibahas di Raker,” kata Dra, Mistin M.Pd, Kadinas Dispartabud Batu. Kegiatan ini bertujuan agar setiap bidang bersinergi dan berkesinambungan dalam pelaksanaan kegiatan.

Semua Rencana Program Dinas 2012, lanjutnya, harus ditepati dan dilaksanakan sesuai jadwal. Disamping itu, semua unsur kelompok seni tradisional maupun modern harus diakomodir, ditingkatkan pada penampilan dalam momen-momen kegiatan di Alun-alun, Gedung Kesenian maupun even-even promo lain. Karena itu akan menumbuhkan kreativitas para pelaku seni dan budaya untuk menambah khasanah kekayaan potensi pariwisata yang mampu berkontribusi menarik para wisatawan untuk berkunjung ke Kota Wisata Batu.
Tak hanya itu, agenda rutin kegiatan tahunan Dinas seperti BF2, Paralayang, Batu Night Race (BNR), Kangmas Nimas, Pembinaan Desa Wisata, serta Promosi ke luar Daerah juga menjadi indikator dalam pembahasan Renja 2012. Terlebih dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumber Daya Alam (SDA), Raker ini menjadi wadah untuk menargetkan capaian kinerja Dinas tahun 2012 agar lebih baik ketimbang tahun sebelumnya, serta guna mempersiapkan program capaian kinerja di tahun berikutnya.

dispartabud

Dalam kesempatan itu, Drs, Tanto Nulyo MM, Ketua Panitia menjelaskan tentang berbagai potensi wisata di Kota Batu yang perlu didokumentasi dan diketahui dengan jelas oleh semua staf dinas dan masyarakat sebagai komponen pelaku promosi langsung, Potensi Wisata iti adalah Wisata Alam seperti Air Terjun Coban Talun (Waterfall), Sumber Air Panas Songgoriti (Hotspring Songgoriti), Cangar, Selekta, Gunung Panderman dan sebagainya. Wisata Budaya yaitu Seni Bantengan, Jaranan, Reog, Tari Sanduk, Candi Songgoriti dan lain-lain. Sedangkan Wisata Buatan Manusia (Artifisial) meliputi Jatim Park, Musium Satwa, Selekta, BNS dan seterusnya.
Demikian halnya, tambah Tanto, berbagai kendala dan problem dalam peningkatan promosi kegiatan kepariwisataan juga menjadi bagian terpenting untuk dibahas dan dicari solusinya dalam penentuan Renja 2012 ini. Diakui bahwa hingga saat ini masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan program pengembangan pariwisata di Kota Batu. Diantaranya, pementasan seni budaya tradisional belum digarap secara maksimal, pengiriman wakil Kota Batu dalam setiap pementasan budaya ke luar daerah, pengemasan produksi seni secara professional, kurangnya minat generasi penerus terhadap budaya tradisonal, menumbuhkan rasa cinta budaya pada semua warga masyarakatm serta publikasi dan unformasi wisata Kota Batu kepada para wisatawan di Luar Negeri. “Oleh Karena itu, dalam pelaksanaan program kerja 2012, berbagai kendala tersebut menjadi bagian terpenting untuk ditingkatkan dan disempurnakan dalam pelaksanaan kinerja Dinas sehingga target kegiatan sesuai visi misi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batu dapat terealisasi,” ujar Tanto.
Kegiatan Raker diikuti 99 orang yang terdiri para pejabat dan staf Dinas secara keseluruhan. Pembahasan jenis kegiatan dan jadwal Raker dilaksanakan oleh setiap bidang yaitu Bidang Sekretariat yang meliputi Bagian Keuangan, Bagian Umum dan Kepegawaian, Bagian Program dan Pelaporan. Bidang Pengembangan Produk Wisata terdiri dari Seksi Usaha dan Sarana Pariwisata, Seksi Obyek dan Daya Tarik Wisata. Bidang Promosi dan Pemasaran Pariwisata meliputi Seksi Informasi dan Analisa Pasar, Seksi Promosi dan Kerjasama. Bidang Sumber Daya Manusia terdiri Seksi Bimbingan dan Pelatihan, Seksi Peran Serta Masyarakat. Dan Bidang Kebudayaan yang meliputi Seksi Sejarah dan Kepurbakalaan, Seksi Nilai-nilai Tradisional, Seksi Kesenian dan Perfilman. Substansi utama Renja ini hakekatnya memuat program kegiatan dalam konteks akuntabilitas kinerja sesuai bidang atau bagian secara rinci untuk mencapai visi dan misi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batu. Maka itu secara umum penyelenggaraan raker ini mampu mendorong para peserta/pegawai untuk memunculkan ide-ide kreatif, mengidentifikasi dan membahas isu-isu dalam program kegiatan untuk pencapaian kesepakatan bersama, optimalisasi pemanfaatan dana yang tersedia terhadap kebutuhan pembangunan, mendapatkan rincian awal renja Dispartabud Kota Batu.
Dalam kegiatan yang dimulai pukul 8 pagi hingga 5 sore itu menghasilkan berbagai rencana kerja Dinas Pariwisata dan Kebudayaan tahun 2012. Diantaranya adalah kegiatan promosi rutin sebagai agenda tahunan adalah BF2, Paralayang, BNR, Pemilihan Duta Wisata Kangmas Nimas, Melakukan Promosi ke Yogyakarta, Pembinaan lanjutan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Ojek Wisata (Owis) dan sebagainya.

Tagrencana kerja dispartabud kota batu, kota wisata, batu, rencana program dinas 2012, raker

Tambah Komentar

  • Kode Keamanan
    Refresh

  •    
Pemkot BatuKota Wisata BatuVisit Indonesia

Menuju Kota Batu sebagai sentra wisata di Jawa Timur tahun 2012