Beranda Instansi / Perusahaan
Instansi / Perusahaan

Instansi / Perusahaan

Pertanian Organik Kota Wisata Batu

Tagpertanian organik, kota batu, program pertanian organik, desa torongrejo, dinas pertanian provinsi jawa timur, bptp, sttp lawang

Program Pertanian Organik Demi Kesejahteraan Masyarakat Kota Wisata Batu

Tagkota batu, dinas pertanian, pertanian organik, bppt karang ploso, sttp lawang, dinas pertanian provinsi jawa timur

Pembahasan Renja 2012 Dispartabud Batu

Rencana Kerja (Renja) 2012 Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dispartabud) Kota Batu dibahas secara simultan dan sinergisitas oleh semua pejabat dan staf melalui Raker di Hall Hotel Jambuluwuk Batu, Rabu 21 Desember 2011. “Hasil pembahasan ini merupakan acuan dasar pelaksanaan semua kegiatan yang dilakukan oleh Dinas mulai dari jadwal waktu, penyelenggaraan, pendanaan, mitra kerja hingga evaluasi kinerja, dibahas di Raker,” kata Dra, Mistin M.Pd, Kadinas Dispartabud Batu. Kegiatan ini bertujuan agar setiap bidang bersinergi dan berkesinambungan dalam pelaksanaan kegiatan.
Tagrencana kerja dispartabud kota batu, kota wisata, batu, rencana program dinas 2012, raker

Observasi Lapangan Pariwisata dan Budaya ke Bali

Melambunglah Ikon Wisata BatuTak lama sejak 2 Bus berfasilitas Lux berhenti tepat di depan Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Wisata Batu, Jalan Sultan Agung 7B, para Pejabat dan Staf menghampirinya di saat hari menjelang sunset, pada 14 Juli 2011. Mereka menata barang bawaan masing-masing di bagasi dan tempat duduk Bus itu, sesembari bercakap-cakap santai dan ketawa kecil. “Kita akan menikmati indahnya Pulau Bali dan akan beli oleh-oleh sesuai kemampuan keuangan kita tentunya,” seloroh diantara mereka dalam menemani keberangkatan rombongan ke Pulau Dewata, sebuah tempat impian berlibur para wisatawan.
TagObservasi Lapangan Pariwisata dan Budaya ke Bali, observasi lapangan ke Bali, Melambunglah Ikon Wisata Batu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Wisata Batu, Kota Wisata Batu, daerah sentra wisata di Jawa Timur, Dra. Mistin MPd

UU Cagar Budaya, Cagar Budaya Harus Dilestarikan

Cagar Budaya mempunyai nilai sangat penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama dan kebudayaan. Maka itu, keberadaannya harus dilestarikan dan dipelihara dari kepunahan ataupun kerusakan. Demikian intisari dari sosialisasi Undang-Undang Nomor 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya, yang diselenggarakan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Wisata Batu, Jatim di Hotel Aster Batu pada 14 Juli 2011. Acara sosialisasi ini diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari Para Guru Sejarah SMP/SMA, Para Juru Pelihara Cagar Budaya, Para Pemerhati Budaya se Kota Wisata Batu.
Tagcagar budaya, undang undang cagar budaya, kota wisata batu

Pembinaan Ojek Wisata Kota Wisata Batu

Sebagai upaya keras dalam memberdayakan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraannya, khususnya masyarakat yang berprofesi sebagai tukang ojek di Kota Wisata Batu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Wisata Batu Jatim, melaksanakan pembinaan kepada seluruh Tukang Ojek se Kota Batu pada 20-21 Juli 2011 di Batu Galeria Pasar Pusat oleh-Oleh Jatim (POJA) jalan Diponegoro Kota Wisata Batu. “Keberadaan tukang ojek ini sangat dominan di Kota Wisata Batu, karena disamping sebagai pengantar sekaligus pemandu para wisatawan antar destinasi atau tujuan wisata, profesi ini dapat berperan sebagai media penunjang peningkatan perekonomiannya serta mengembangkan Kota Wisata Batu sebagai sentra daerah tujuan wisata di Jawa Timur,” tandas Dra. Mistin MPd, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Wisata Batu.
Tagtukang ojek, ojek wisata, owis, kota wisata batu, pembinaan ojek wisata, dinas pariwisata dan kebudayaan kota wisata batu

Pelatihan Karya Cetak dan Karya Rekam

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Wisata Batu selenggarakan Pelatihan Karya Cetak dan Karya Rekam bagi para seniman seluruh Kota Wisata Batu pada rabu 13 Juli 2011 di Hotel Aster Batu, Jatim. “Di era globalisasi modern saat ini para seniman harus mengikuti perkembangan jaman untuk menjadi lebih professional, setidaknya tidak gagap teknologi atau gaptek, dengan pelatihan seperti ini para seniman bisa lebih berkreativitas berkarya,” tandas Dra.Mistin MPd, Kadinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Wisata Batu dalam sambutan pembukaan pelatihan.Dengan menguasai teknologi seperti fotografi dan design grafis, kata Mistin, para seniman dapat menghasilkan kreativitasnya dalam bentuk gambar yang akhirnya dapat menuangkan ke dalam media cetak brosur, leaflet, spanduk dan sebagainya. Sehingga, media cetak tersebut dapat dijadikan media promosi dari semua produk seniman tersebut. Guna mengembangkan hasil cetak promo itu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan juga bekerjasama dengan PHRI, Berbagai Obyek Wisata, Pusat Oleh-Oleh dan Tempat-tempat strategis di Kota Wisata Batu untuk membantu menampung dan ikut menyebarkan brosur, leaflet dari para seniman tersebut.Pelatihan Karya Cetak dan Karya Rekam ini diikuti 50 peserta yang berasal dari sanggar-sanggar seni di seluruh Kota Wisata Batu, seperti sanggar tari, pedalangan, campursari, sanduk, reog, jaranan dan sebagainya. Menurut Imam Sutrisno ST,MM, Kabid Kebudayaan, pelatihan Karya Cetak dan Karya Rekam ini merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan bidang kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Wisata Batu.Bahkan untuk tahun ini direncanakan bahwa peserta akan dipandu oleh para profesional dan dinas untuk menerapkan materi hasil pelatihan. Sebagai nara sumber dalam pelatihan ini adalah Awaludin Jamil SE, SPd, Ketua Jurusan Multimedia SMKN 3 Batu dan Sujud Winarko SSN Kepala Laboratorium Multimedia SMKN 3 Batu. Materi yang disampaikan dan dibahas oleh dalam pelatihan ini meliputi Fotografi Digital, Fotografi Jurnalistik, Bagian-bagian Lensa serta Fotografi Desain yang disampaikan oleh Awaludin Jamil. Kemudian materi Desain Grafis disampaikan oleh Sujud Winardi.
Tagdinas pariwisata dan kebudayaan, kota wisata batu, hotel aster batu, phri, obyek wisata, pusat oleh-oleh, fotografi
Pemkot BatuKota Wisata BatuVisit Indonesia

Menuju Kota Batu sebagai sentra wisata di Jawa Timur tahun 2012