Home / Artikel

Artikel

Pengembangan Kampung Wisata Kungkuk (Bagian 3)

By administrator [2010-01-21 10:52:11]

Untuk membangun masyarakat kampung wisata ini permasalahan utama adalah bagaimana membuat atau menyusun induk pengembangan kampung wisata sebagai dasar pengembangan atau business plan yang berjalan.

Membangun daya masyarakat ini tidak terlepas dari sistem yang dikembangkan dalam membangun kampung wisata. System tersebut adalah Ekonomi Rakyat metode Investasi Masyarakat  (ER-IM jojon 2009).

Permasalahan dari kemampuan kampung wisata adalah bagaimana merumuskan contoh aplikatif dalam pemberdayaan sumber daya setempat melalui   pendidikan dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka menjadi kampung wisata pada umumnya dan melaui program teknologi kreatif secara khusus untuk mengolah dan menumbuh kembangkan usaha. Sasaran program umum yang akan dikembangkan meliputi  :

1. Program Induk Pengembangan Kampung Wisata (Master Plan)

Program ini menjamin pembangunan dan perkembangan yang sistematis dan berkelanjutan. Program ini dibuat oleh perencana yang berbasis pengembangan kota dengan tetap mempertimbangkan budaya/kultur, sosial, nilai ekonomi dan teknologi.

2. Program pemberdayaan alam dan lingkungan

Sehingga tercipta obyek wisata ramah lingkungan yang terpadu pada lingkungannya yang akan memberikan kesempatan pekerjaan bagi penduduk setempat dan hasil guna yang optimal. Program program ini antara lain:

2.1    Program Wisata Hunian Desa Kungkuk

Wisata hunian cottage, vila dan resort memanfaatkan kondisi rumah penduduk yang ada sekarang ini sebagian dijadikan hunian untuk tamu wisata tanpa evakuasi penghuninya, namun dijadikan satu paket hunian. Rumah tersebut direnovasi menjadi kualitas hunian berkelas dengan tetap memperhatikan budaya dan norma yang berlaku, serta privasi tamu wisata.

2.2    Program Hotel Wisata desa Kungkuk

Dengan memanfaatkan lahan yang tidak produktif ataupun lahan yang stategis sesuai dengan masterplan dibangun menjadi Hotel Wisata Desa Kungkuk sehingga tamu yang berkunjung ke desa kungkuk tidak perlu mencari penginapan diluar wilayah untuk menginap. Hotel desa Kungkuk terdapat juga fasilitas untuk pertemuan dan rapat dari instansi atau perusahaan.   

2.3. Program Wisata Jogging Sport at Great Wall Kampung Wisata Kungkuk

Wisata Jogging Sport memanfaatkan keindahan alam pegunungan yang berbukit- bukit serta udara yang sejuk dan dingin sebagai Wisata Jogging Sport untuk menikmati dengan melihat, berjalan, menghirup udara segar melewati tanah, jalan setapak, mendaki dan menuruni bukit, sungai. Oleh sebab itu dibutuhkan jalan atau track untuk kegiatan tersebut. Track atau jalan dikombinasikan sebagai batas wilayah dan juga sebagai dinding penahan bukit dari erosi yaitu Great Wall desa Kungkuk.

Selain itu dibangun menara – menara suar diatas bukit yang dijadikan untuk melihat pemandangan alam sekitar.

2.4. Wisata Adventure Hikingcross, Motocross, Offroad Desa Kungkuk

Wisata Adventure Hikingcross, Motocross, Offroad memanfaatkan kondisi alam yang berbukit menanjak dan menurun yang tidak beraturan serta jalan tanah dan batu yang masih belum diaspal menjadi pesona tersendiri sebagai objek wisata. Pengunjung dan tamu bisa melintasi alam menggunakan sepeda gunung, motor serta mobil.

2.5. Wisata Outbond Desa Kungkuk

Wisata Outbond memanfaatkan hutan pinus yang alami di perbukitan bisa dijadikan tempat untuk mengenal lingkungan dengan permainan berkelompok. Permainan tersebut antara lain flying fox, rafting yang menguji kekompakan kelompok dan menaikkan adrenalin para pesertanya. Serta Outbond training dan camping menambah keakraban dan kerukunan antar peserta. Wisatawan sebagai peserta berasal dari instansi pemerintah, swasta, masyarakat serta sekolah – sekolah. Wisatawan disuguhkan permainan yang mendidik dan berwawasan.

2.6. Air Minum Alami dari sumber mata air desa Kungkuk

Untuk kebutuhan air minum masyarakat diperoleh dari air PDAM yang disalurkan melalui pipa ke rumah penduduk. Air tersebut tidak bisa langsung diminum karena masih harus dimasak terlebih dahulu. Selain itu untuk memperoleh kebutuhan air minum, masyarakat membeli air minum kemasan yang diproduksi oleh industri air minum.

Adanya program ini nantinya memanfaatkan air dari sumber mata air bisa dijadikan sumber air minum yang sehat, alami. Sehingga bisa menghemat energi tidak perlu memasak serta lebih ekonomis karena tidak membeli. Air minum ini nantinya disalurkan melalui pipa ke rumah penduduk dan disediakan juga di fasilitas – fasilitas umum.

2.7. Wisata Pemandian

Wisata pemandian memanfaatkan sumber mata air yang terbuang langsung maka dibendung atau ditampung sementara sehingga debit air tersebut dapat dikontrol. Bendungan atau penampungan tersebut bisa dijadikan kolam renang bertaraf internasional sehingga bisa dimanfaatkan untuk berlatih dan bisa menciptakan atlet – atlet nasional dan internasional.

Wisata pemandian ini berbeda dengan kolam renang lainnya karena airnya berasal dari sumber mata air alami siklus terbuka tanpa proses kimiawi sehingga lebih segar dan sehat.

3. Pemberdayaan hasil usaha tani

Yang akan memberikan nilai tambah dan citra khas produk penduduk setempat dan Pengembangan jenis usaha yang memberikan alternatif cabang usaha menjadi dua atau lebih pilihan dari satu jenis usaha sebelumnya yang berbasis pada proses produksi dan kualitas produk.

Hasil usaha tani sayur, buah dan bunga dari masyarakat langsung dijual menjadi bahan baku mentah yang murni. Namun Pemberdayaan dengan menggabungkan dengan teknologi terapan sehingga didapatkan hasil yang lebih optimal dan nilai harga jualnya menjadi lebih tinggi daripada sebelum diolah.

3.1. Program Pengolahan hasil Pertanian sayur dan buah untuk minuman, selai, saos, keripik dll

Program ini yaitu dengan mengolah bahan baku mentah seperti jeruk, stroberi, apel, jambu, wortel, tomat yang semula oleh masyarakat semula dijual langsung. Maka untuk meningkatkan nilai harga jual barang tersebut dijadikan produk minuman dan selai. Untuk prosesnya dibutuhkan teknologi terapan yaitu mesin pengolahan hasil pertanian untuk minuman dan selai, saos tomat, sambal tomat.

3.2. Program Pengolahan Hasil Perternakan untuk susu, yougurt, keju, bakso, sosis, burger.

Program ini mengolah hasil peternakan sapi menjadi produksi siap pemasaran sehingga bisa menambah nilai jual hasil peternakan

3.3. Program Pengolahan Hasil Perkebunan Bunga Untuk Parfum

Banyaknya bunga yang tumbuh di desa kungkuk beraroma wangi sehingga bisa dimanfaatkan sebagai parfum alami dengan proses yang modern. Sehingga parfum bunga bisa menjadi produk unggulan desa Kungkuk

4. Pengembangan seni dan budaya dan sentra kerajinan

Dan seni yang akan menjadikan perilaku kebiasaan sehari-hari masyarakat setempat sebagai kampung wisata yang ramah pada tamu, bersih  sehat rumah dan lingkungannya, rajin dan produktif dalam membangun keanekaragaman usahanya.

Sebagai kampung wisata yang akan didatangi oleh para wisatawan dari berbagai daerah sehingga perlunya masyarakat desa memberikan pelayanan yang baik dan prima supaya wisatawan menjadi terkesan. Oleh sebab itu ciri khas penduduk harus tetap dipertahankan dan perlu ditingkatkan

Membangun sikap budaya masyarakat baru sebagai pelayan tamu wisata yang bebasis kultur dan budaya yang layak dan mendukung kampung wisata yang dapat  melahirkan sikap, sifat,etika, kreasi pada seni dan budaya.

Program pengembangan ini antara lain

4.1. Program sentra usaha dan bisnis

Desa kungkuk sebagai pusat perdagangan yang menampung semua hasil produksi dari masyarakat.

4.2. Program sentra seni dan budaya

Para wisatawan disuguhkan karakter, seni dan budaya khas desa yang dikemas dalam pertunjukan seni.

4.3. Program Wisata Kuliner Desa Kungkuk

Wisata Kuliner desa Kungkuk dibangun untuk memenuhi citarasa pengunjung dan tamu makanan dan masakan khas desa Kungkuk. Wisata kuliner desa Kungkuk mempunyai ciri khas yang tidak dimiliki oleh daerah-daerah lain karena bahan baku sayur, bumbu yang segar dikarenakan di kawasan desa kungkuk penghasil sayur mayur dan bumbu.  

5. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat sebagai kampung wisata

Dari berbagai aspek kebutuhan yang diperlukan diantaranya pada bidang teknologi, managemen usaha dan marketing, seni dan budaya dll:

Masyarakat kampung wisata harus mempunyai ilmu pengetahuan yang cukup sehingga diperlukan pendidikan yang lebih tinggi . Pendidikan tersebut bisa diperoleh formal maupun nonformal.

Tentang Kami | Site Map
Copyright © 2009 Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batu.
Jl. Sultan Agung No. 5 Kota Batu Telp./Fax. 0341-511600 Kode pos. 65314