Peta InteraktifTelusuri Kota Wisata Batu melalui peta digital interaktif untuk mempermudah perjalanan anda!

Login

Masukkan alamat email dan password anda yang sah untuk login ke website Kota Wisata Batu



Lupa Password?
Beranda Even Kegiatan Jagad Seni Throng Thong Dor di Car Free Day 3
Jagad Seni Throng Thong Dor di Car Free Day 3

Jagad Seni Throng Thong Dor di Car Free Day 3

jagad seni throng thong dor di car free day 3

Kali ketiga Car Free Day digelar Pemkot di utara Alun-alun pada Minggu 29 Januari 2012. Kesegaran dan keasrian masih tercipta dan menghempas dalam keanggunan cuaca Kota Wisata Batu yang sejuk dan segar. Suasana bebas polusi terus merangsek dalam benak setiap insan warga kota dan para visitor untuk perduli dan membaur tak terkendali. Semuanya demi daerah sentra wisata di Jawa Timur ini.
Sementara seni rakyat yang kian mentradisi beraksi menghiasi kesegaran alam dan menyambut semangat para peserta Car Free Day 3 tersebut. Lekukan tubuh peserta yang dibalut keringat hasil gerakan senam sehat pagi itu menjalur dalam sosialisasi kegiatan yang diikuti para pejabat dan staf dari setiap SKPD serta anggota masyarakat umum. Gebyar seni “Throng thong Dor” yang dicipta oleh pelaku seni dari Padepokan Gunung Wukir juga menghibur para peserta senam Car Free Day 3, pertanda dukungan penuh para seniman begitu tinggi terhadap perkembangan Kota Wisata Batu khususnya dalam Kegiatan CFD 2012.

Gelaran olahraga bersepeda, skate boat dan senam aerobik kian mengembang dalam satu visi misi untuk mengangkat Kota Wisata Batu menjadi bebas polusi dan tetap Asri. “Semua warga tanpa terkecuali diperbolehkan bahkan diharapkan mengikuti kegiatan ini secara berkesinambungan. Karena melalui kebersamaan dalam even Car Free Day, akan mampu meningkatkan semangat dan paling tidak, turut berpartisipasi mengembangkan wilayah Kota Wisata Batu menjadi contoh daerah sejuk dan idola bagi wisatawan untuk berwisata,” papar Dra. Mistin, MPd, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batu.

Rangkaian kegiatan dalam CFD 3, dimulai pukul 6 hingga 9 pagi, mulai senam sehat massal yang diikuti ratusan orang dengan diiringi musik rancak menghentak yang mampu membawa suasana senam kian semarak. Sementara para warga yang berlari pagi terus melaju berkeliling alun-alun seraya melintas di depan kegiatan senam tersebut, demikian komunitas olahraga skate boat dan Sepeda Fixie juga melakukan aksinya berkeliling Alun-alun sambil menyesuaikan detakan irama musik cadas tersebut.

Seusai acara, para peserta Car Free Day 3 secara keseluruhan, berkerumun dan setia di depan panggung untuk menikmati pagelaran seni oleh para Seniman dari Padepokan Gunung Wukir yang bertajuk “Throng Thong Dor”. Semua karya seni khas, hasil kreasi dan asli dari Kota Batu. Seni itu berupa rangkaian gerakan tari tradisional yang ditata apik yang diperagakan empat penari sambil menggendong “Jeglur”dan menabuhnya dengan cepat akurat, membentuk irama “Throng Thong” kerap dan padat menghiasi panggung tersebut.

jagad seni throng thong dor di car free day 3

Tari itu dipamerkan oleh 4 penari, secara serentak, dan sesekali salah seorang diantaranya menabuh jeglur dengan semangat dan cepat sambil berdiri diatas punggung teman-temannya. Tak ketinggalan, topeng “Pentolan” diperagakan 2 anak kecil nan lucu sambari menari ala gerakan “Warok” dalam Seni Reog. Kemudian gerakan anak kecil tersebut menggelundung unik dan lucu, menghibur para penonton yang memberikan tepuk tangan meriah usainya. Dilanjutkan seorang penari berlenggang sendiri di panggung memakai topeng pentolan, beraksi dengan sigap dan indah. Gemulainya gerakan yang dipadu keahlian menari ala “Reog” itu membuat para penonton tak beranjak dari tempatnya. Dan topeng dilepas, penari tersebut unjuk kebolehan dalam mendramatisir tari yang berbaur dengan para penonton untuk turut hanyut memaknai tari tersebut. Sedangkan suara musik ala “Reog” yang dipadu hentakan keras kendang dan tiupan terompet terus mengalun mengiri atraksi tersebut.

jagad seni throng thong dor di car free day 3jagad seni throng thong dor di car free day 3

Tak hanya itu, atraksi kekebalan tubuh diperagakan oleh tim pecak silat dari Padepokan Gunung Wukir tersebut. Mulai dari bata merah yang pecah dipukul linggis diatas dada pesilat, duri pohon salak yang dilembar ke setiap punggung pesilat hingga bata yang dikepruk diatas kepala. Sungguh menegangkan namun mengasyikan digelar. Dan tepat pukul 10 pagi seni itu diakhiri dengan penampilan 4 penari seperti awalnya acara. Sang komandan dan pelatih dari Padepokan Gunung Wukir tersebut menyebut bahwa Gerakan tari yang ditampilkan itu adalah hasil kreasi dari kelompok seni dari padepokan ini yang dinamai “Throng-Thong Dor”. Sebuah seni tradisional asli dari Kota Wisata Batu.

Kabid promosi dan pemasaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batu, Drs. Made Suardika, menyebut acara Car Free Day terus dilaksanakan pada setiap minggu di Kota Wisata Batu. Dan komunitas seni akan berupaya ditampilkan secara bergiliran, sehingga suasana Car Free Day akan berkembang menjadi even tetap yang menampilkan produk seni dalam pemasaran pariwisata. Sehingga nantinya, akan dikunjungi secara rutin oleh para wisatawan yang berkunjung ke Kota Wisata Batu.

Dan melalui Car Free Day, Kota Wisata Batu akan terus menggema sebagai kota yang asri, bebas polusi dan sejuk di kancah nasional. Di situlah, Batu makin populer dan jagad seni tradisional seperti “Throng-thong Dor”, reog, jaranan dan seterusnya sebagai potensi budaya terus melangit. Semoga...

Tagcar free day, kota wisata batu, alun-alun kota batu, jawa timur, padepoka gunung wukir, kesenian tradisional, seni throng thong dor, seni tradisonal asli kota batu

Komentar  

#2 EmMy iMoud 31 01 2012 16:10
ada iNfo keRja.na duNk!!!!
sekiitaR BatU-malang aDja ^_^
Kutipan
#1 puspia amalia 31 01 2012 16:08
tolong kasih info lowongan pekerjaan dong....
Kutipan

Tambah Komentar

  • Kode Keamanan
    Refresh

  •    
Pemkot BatuKota Wisata BatuVisit Indonesia

Menuju Kota Batu sebagai sentra wisata di Jawa Timur tahun 2012