
Gemuruh benak yang lapang menyeruak dalam semangat insan Kota Terindah di Jawa Timur ini. Gerakan senam serempak diiringi musik rancak menghentak kian serentak, menghiasi kesegaran udara pagi di sekitar Alun-alun yang mempesona hati. Kegiatan Car Free Day terus bergulir, maka Kota Wisata Batu makin Fresh dan Asri.
Hembusan angin pun tak enggan kian menerpa aktivitas rutin para punggawa Pemerintah Kota Batu. Makin sehat dan harus tetap sehat, seirama nada House Music, menghantar semangat peserta meliak-liukkan tubuh dalam mengikuti senam aerobic di setiap minggu pagi di pelataran jalan utara Alun-alun.
Dan hari itu, minggu pagi 22 Januari 2012, Car Free Day itu diikuti ratusan warga dan dinikmati ribuan pasang mata. Sungguh segar seperti tujuan yang diidamkan agar Kota Wisata Batu tetap Fresh, Sejuk, Bebas Polusi dan Asri. Sehingga masyarakatnya terus perduli, menjaga Daerah sentra wisata Jawa Timur tercinta ini. Maka, Gerakan senam itu mampu mengeluarkan peluh yang menetes deras membasahi tubuh-tubuh para peserta, pertanda sehat dan segar menyelimutinya.

Sementara itu di kejauhan gugusan gunung dan hamparan hutan, sawah hingga permukiman warga masih tetap setia dan seolah turut bergoyang menyambut kegiatan rutin Car Free Day yang melibatkan seluruh warga Kota Wisata Batu dan sekitarnya itu. Bahkan Walikota Eddy Rumpoko, berharap agar seluruh warga masyarakat Kota Batu mau dan ikut memanfaatkan kegiatan ini untuk senam dan meningkatkan semangat untuk memelihara, menjaga kota ini tetap segar, sejuk, indah dan Asri. Karena, katanya, dengan situasi dan kondisi daerah yang indah dan Asri akan mampu meningkatkan arus kunjungan para wisatawan dari berbagai daerah ke Kota Wisata Batu.Turut menyemarakkan Car Free Day adalah para pecinta olahraga skate boat dan penggemar Sepeda Fixir. Mereka juga turut beraksai di acara tersebut sambil menikmati irama music trendi tersebut. Sebuah dukungan riil untuk perduli terhadap kegiatan Car Free yang berlangsung mulai pukul 7 hingga 9 pagi.
Usainya, para peserta senam yang terdiri para pejabat dan para staf dari setiap Dinas dan kantor di lingkungan Pemkot Batu serta masyarakat umum itu berjalan santai menikmati suguhan gelar perdagangan murah di area Pasar Kaget yang berjejer memenuhi area sepanjang jalan kartini, sebelah barat alun-alun. Mulai barang-barang cendera mata kerajinan, baju klasih khas Batu, sayur mayor segar, buah-buahan segar hingga susu segar tersaji disana. Bahkan untuk sekedar melepas lelah, para peserta Car Free Day, nimbrung santai sambil menikmati menu masakan nasi pecel, tempe penyet, soto, dawet, ketan, dan jenang apel sampai dengan nasi mawut, serta minuman menggairahkan seperti es teller, kopi, teh hangat, yang kesemuanya harganya sangat terjangkau bagi masyarakat umum. Begitu segar dan Lezat.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Wisata Batu, Dra. Mistin MPd, menandaskan bahwa Car Free Day merupakan sebuah even untuk mendorong dan menyemangati seluruh komponen warga masyarakat agar meningkatkan kepedulian dalam menjaga Kota Wisata Batu yang bebas polusi, tetap segar, bersih, rapi, indah dan asri. Tak hanya itu, katanya, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan akan berupaya terus mengakomodir para pecinta olahraga dan para seniman untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Baik itu hanya sekedar tampil atau unjuk karya, akan disambut baik. “Karena semua itu untuk menjaga Batu sebagai daerah tujuan wisata yang bersih, segar bebas polusi, indah dan Asri,” katanya.
Car Free Day terus berlanjut dan makin diminati, maka sekali lagi diharapkan seluruh komponen masyarakat Kota Wisata Batu untuk mengikutinya. Kian semarak dan dari sana Batu akan tetap Fresh serta kepedulian masyarakat makin meninggi. Fresh and Care Kota Wisata Batu.

