
Batu Open Paragliding 2011 menelorkan para jawara Atlet Paralayang dari berbagai daerah di Indonesia yang diselenggarakan pada 8-10 Juli 2011. Para jawara tersebut muncul dari jenis lomba Acuracy atau ketepatan mendarat maupun jenis Accross Country atau rally di udara dengan pengumpulan poin yang memakai GPS atau Race To Goal (RTG) With GPS.
“Kami ucapkan selamat dan terima kasih kepada para pemenang dalam even paralayang di Kota Wisata Batu ini, demikian bagi para peserta dari berbagai daerah yang belum memperoleh juara kami ucapkan terima kasih atas partisipasinya,” tutur Dra. Mistin MPd, Kadinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Wisata Batu sebagai Ketua Penyelenggara dalam acara penutupan Batu Open Paragliding 2011. Dia juga berharap kepada keseluruhan peserta yang mengikuti Batu Open Paragliding 2011 ini nantinya akan mengikuti dan memeriahkan even kejuaraan paragliding se dunia yang rencananya akan digelar pada 2012 di Kota Wisata Batu.
Even akbar Batu Open Paragliding 2011 yang berlevel Internasional ini telah menorehkan berbagai image positif tentang Kota Wisata Batu. Karena disamping mampu menelorkan berbagai jawara dari berbagai klas yang dipertandingkan, juga berhasil lebih mengorbitkan Kota Wisata Batu di level Internasional. Bahkan Kota Wisata Batu merupakan daerah di seluruh Jawa Timur yang terkenal mempunyai areal representatif untuk penyelenggaraan olahraga terjun payung yang penuh tantangan ini.
Dari jenis Acuracy atau ketepatan pendaratan pada titik yang ditentukan, diambil 10 besar yaitu di kelas Senior juaranya adalah Thomas Widyananto sebagai Juara 1 dari SPARC Solo, Agus Capung Harianto juara 2 dari Riau, Dwi Ali S juara 3 dari Apple Jatim, Ardi Kurniawan juara 4 dari Jatim, Joni Efendi Juara 5 dari Jatim, Dewanto Basuhendro juara 6 dari SPARC Solo, M Wahid Nugroho urutan ke-7 dari SPARC Solo, Sugiharto di urutan 8 dari Jatim, Eko Sugiarto urutan 9 dari Jatim, Bayu Krisna di urutan ke-10 dari Jatim.
Dalam kelas Junior juga diambil 10 besar terbaik yaitu Aris Afriansah sebagai juara 1 dari Jabar, Dian Agus Teplok di urutan ke-2 dari SPARC Solo, Mega di urutan 3 dari Ayo Kita Kemon Batu, Taufiq di urutan ke-4 dari KWB Batu, Umar masuk urutan ke-5 dari Jabar, Dr.Beny juara 6 dari KWB Batu, Alan Iqbal juara 7 dari Jabar, Asep Maryana di urutan 8 dari Bandung Barat, Hanifah Isnawati urutan ke-9 dari SPARC Solo, Eman Sulaiman masuk urutan ke-10 dari Jabar.
Sedangkan di Kelas Perempuan (Woman Class) tampil sebagai juaranya adalah Ifa Kurnia di urutan 1 dari Jatim, Hanifah Isnawati sebagai juara 2 dari SPARC Solo, Dayu di urutan ke-3 dari Papatong Jabar, Ike Ayu masuk urutan 4 dari Ayo Kita Kemon Batu, Bethari Pradnya P urutan 5 dari Tunas Aero Surabaya, Nguyen Tran Thi Anh urutan 6 dari Hanoi Vietnam, Ernawati Manulang urutan ke-7 dari SPARC Solo, serta Nadia pada urutan ke-8 dari Fly Ina DKI Jakarta.
Sementara itu dalam klasifikasi jenis lomba Accross Country, di kelas RTG with GPS, dari 9 peserta berhasil menggaet jawara yaitu Thomas Widyananto sebagai juara 1 dari SPARC Solo, Ardi Kurniawan juara 2 dari Jatim, Reza C Kambey juara 3 dari Riau. Demikian untuk para jawara dalam klas RTG No GPS adalah Umar sebagai juara 1 dari Jabar, Guruh Adi Prasetio juara 2 dari Cenguk Bali, dan Muhamad Ali Mursudu meraih juara 3 dari Bandung Barat.
“Thank You so much for all of you. Kota Wisata Batu, I like it and I will be come back for next year to get similar event like this,” kata Nguyen Tran Thi Anh, atlet Paralayang dari Negara Vietnam dalam komentarnya ketika berdialog dengan Dra. Mistin MPd, Kadinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Wisata Batu.

