
Kota Wisata Batu menggelar even akbar Batu Open Paragliding 2011 yang berlevel Internasional. Kegiatan ini dilaksanakan pada 8-10 Juli 2011 di Puncak Gunung Banyak untuk take off dan landing area di Lapangan Songgomaruto, Songgoriti, Batu Jatim. “Even ini dapat menambah popularitas Batu sebagai daerah sentra wisata di Jawa Timur. Oleh karena itu, harus lebih dikembangkan dan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tandas Drs. Syaifulloh Yusuf, Wakil Gubernur Jatim dalam sambutannya sekaligus yang membuka even tersebut.
Di Jawa Timur, menurut Saifulloh, ada 3 bidang yang sangat berperan dalam pertumbuhan ekonomi masyarakat. Yakni, investasi, perdagangan dan Tourism atau pariwisata. Dan Kota Batu telah mnyumbang peran peningkatan pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur melalui bidang yang ketiga yaitu pariwisata. Sudah selayaknya Kota Batu sebagai sentra wisata terus mengembangkan dan memperbaharui even-even yang dapat lebih menggairahkan kunjungan wisata melalui even-even Internasional seperti Batu Open Paragliding 2011 ini. Demikian juga, melalui even ini, katanya, dapat memunculkan atlit-atlit paralayang yang tentu akan membawa nama harus Kota Wisata Batu khususnya, serta Jawa Timur pada umumnya.
Walikota Batu Eddy Rumpoko menuturkan dalam pidato sambutannya bahwa Pemkot Batu telah berupaya keras untuk menjadikan Kota Batu menjadi sentra wisata di Jawa Timur, yang otomatis akan menambah kunjungan para wisatawan. Berbagai obyek wisata seperti Jatim Park, Museum Satwa, BNS, Selecta dan sebagainya di Batu telah berkembang dan menjadi ikon tujuan wisatawan di Jawa Timur. Namun, katanya, perkembangan ini sangat membutuhkan sarana pehubungan seperti pembangunan jalan yang memperlancar arus lalu lintas ke Kota Wisata Batu, dan hal ini memerlukan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Eddy juga menggarisbawahi bahwa even ini dapat menjadi ajang perolehan prestasi para Atlet Kota Batu di level terbuka secara nasional maupun internasional, yang otomatis akan membawa nama baik Kota Batu sebagai sentra wisata di Jawa Timur.
Batu Open Paragliding ini adalah sebuah olahraga paralayang yang mengutamakan keahlian dalam ketepatan mendarat para atlit terjun payung atau paralayang. Sehingga, akurasi pendaratan merupakan bagian tak terpisahkan dalam profesionalisme para atlit terjun payung ini. Dan Kota Wisata Batu telah lama mempelopori olahraga ini di tingkat provinsi Jatim maupun di Indonesia, karena kota tercinta ini mempunyai kapasitas dan tempat representatif untuk pengembangan olahraga menantang yang sangat disukai oleh mayoritas orang asing ini. “Oleh karena itu, melalui pemberdayaan even ini akan mampu mengangkat dan mempromosikan Kota Wisata Batu di tingkat Internasional,” kata Eddy.
Kegiatan bergengsi dan menantang ini dilaksanakan di Kota Wisata Batu selama 3 hari, yakni 8-10 Juli 2011, di Puncak Gunung Banyak sebagai start (take off)-nya dan Lapangan Songgomaruto Songgoriti sebagai tempat atau area pendaratan atau landingnya. Diikuti 80 peserta yang tersebar dari penjuru nusantara sebanyak 65 atlit seperti dari Papua, Pulau Natuna, Jakarta, Bandung, Batu, Surabaya dan sebagainya, serta 10 Atlit Paralayang Luar Negeri dari Negara Philipina, Singapura, Vietnam dan Swiss.
Kegiatan Lomba ini dibagi 2 jenis pertandingan yaitu Acuracy atau ketepatan atlet dalam pendaratan terjun payung, semakin dekat dengan titik lokasi pendaratan maka semakin tinggi dalam perolehan nilai. Kemudian jenis Across Country yakni Rally terbang di udara yang harus diikuti dimana setiap peserta harus bergerak di udara dengan mengumpulkan check poin satu menuju check poin yang lain dengan pantauan alat GPS.
Batu Open Paragliding 2011 ini merupakan kelanjutan dari even kejuaraan dunia paralayang pada 2010 di Kota Wisata Batu dan even yang sama beberapa tahun lalu. Hanya saja even paralayang ini dinamai tidak selalu sama setiap tahunnya. “Meski namanya berbeda seperti kejuaraan dunia Paralayang, Batu Open Paragliding dan sebagainya intinya sama yaitu kejuaraan paralayang,” kata Dra. Mistin MPd, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Wisata Batu. Diagendakan rutin karena Pemkot Batu melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, menyimpulkan bahwa melalui even kejuaraan paralayang ini Kota Wisata Batu dapat semakin dikenal di dunia karena mempunyai tempat dan panorama alam yang indah serta sangat berkesinambungan sebagai daerah pusat tujuan wisata di Jawa Timur dan Indonesia.
Disamping itu, lanjut Mistin, melalui even ini Kota Wisata Batu dapat dikenal di seluruh nusantara dan dunia Internasional, sehingga otomatis akan berdampak pada meningkatkan kunjungan wisata ke Kota Wisata Batu. Begitupun melalui even paralayang berlevel dunia ini dapat berdampak pada meningkatkan pemberdayaan masyarakat, melalui tempat-tempat penginapan, hotel, villa yang ditempati oleh para atlet maupun tamu pengunjung, serta masyarakat dapat berjualan apapun untuk menambah penghasilan. Oleh karena itu, menurut Mistin, melalui kegiatan semacam ini diharapkan masyarakat akan berpartisipasi untuk mensukseskan keberhasilan acara dan memanfaatkan dengan baik sehingga dapat menjadi penyaluran produk barang dan jasa yang dimiliki masyarakat Kota Wisata Batu. Demikian even ini bisa berdampak kepada makin munculnya kegiatan-kegiatan lain semacamnya yang berlevel Internasional, sehingga dapat makin terkenal Kota Wisata Batu dan makin banyak para tamu atau wisatawan untuk berkunjung.
Even Paralayang ini merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan Pemkot melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Wisata Batu. Bahkan, menurut Rencana Kejuaraan Paralayang Dunia seri 1 tahun 2012 juga akan diselenggarakan di Kota Wisata Batu ini. “Karena sesuai permintaan kepanitiaan paralayang se dunia bahwa Kota Batu telah memenuhi syarat untuk diselenggarakan even internasional paralayang di Indonesia,” kata Thomas Sabarudin, Pengurus Cabang Organisasi Paralayang Se Jatim.
Hadir dalam acara pembukaan Batu Open Paragliding 2011 ini adalah Walikota Batu Eddy Rumpoko sekaligus yang membuka acara, Wawali Kota Batu H.A. Budiono, Kapolres Batu, Dandim Kota Batu, Kadinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Hidayat Murtadlo, Kadinas Kesehatan serta semua Kepala SKPD, Para Pengurus Cabang Organisasi Paralayang Jatim dan masyarakat luas.
Batu Open Paragliding 2011 ini merupakan kali kesembilan setelah diselenggarakan di Kota Wisata sejak tahun 2002. Karena sejak berdirinya Batu menjadi wilayah kota tersendiri pada 2002, Pemkot telah mengagendakan Even Paralayang sebagai kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan di Kota Wisata Batu ini. Dan pada 2011 inilah bertitelkan "Batu Open Paragliding 2011". Dari sinilah Kota Wisata Batu mendunia.





